Rabu, 09 Oktober 2013

HAKIKAT MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

HAKIKAT MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia dapat di definisikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani maupun kebudayaan. Manusia merupakan Makhluk ciptaan Tuhan paling sempurna diantara makhluk Tuhan yang lainnya. Manusia dikatakan sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna dikarenakan manusia mempunyai akal pikiran, yang dapat di gunakan untuk bertindak sesuai dengan etika dan norma yang berlaku dimasyarakat serta mampu berkomitmen dengan nilai-nilai yang ada. Manusia juga disebut sebagai “makhluk sosial” yaitu makhluk yang tidak dapat hidup sendiri melainkan hidup saling berdamingan antara individu satu dengan individu lainnya. Manusia adalah Makhluk yang saling berinteraksi, bersosialisasi dan berbudaya.
Budaya yang tercipta  merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di dunia ini. Semua orang memiliki kebudayaannya masing-masing dan berbeda-beda. Sopan santun adalah salah satu bagian dari ilmu budaya dasar yang umum dilakukan oleh manusia didalam kehidupan. Hubungan antara manusia dengan kebudayaan dapat dilihat dari kedudukan manusia terhadap kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan kebudayaan :
v   Penganut Kebudayaan
v   Pembawa Kebudayaan
v   Manipulator Kebudayaan
v   Pencipta Kebudayaan.
Dari proses sosial maka manusia memperoleh beberapa karakteristik yang mempengaruhi perilakunya. Dapat diklasifikasikan dalam tiga komponen, yaitu:
a.       Komponen afektif merupakan aspek emosional dari faktor sosiopsikologis.
b.      Komponen kognitif adalah aspek intelektual, yang berkaitan dengan apa yang diketahui oleh manusia.
c.       Komponen konatif adalah aspek yang berhubungan dengan kebiasaan dan kemauan bertindak.


HAKIKAT MANUSIA


Hakikat manusia adalah peran atau fungsi yang harus dijalankan oleh setiap manusia. Dapat di katakan bahwa yang dimaksud dengan hakikat manusia adalah dasar atau kenyataan dari manusia itu sendiri, yaitu :
·        Makhluk  yang mempunyai Jiwa yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan Hidup.
·        Makhluk Tuhan yang paling sempurna. Karena mempunyai akal pikiran. Yang mampu menciptakan berbagai hal, contohnya yaitu teknologi dan dapat membuat dunia lebih baik.
·        Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
·        Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas.
·        Makhluk  yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan  martabat kemanusisannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.
Perkembangan merupakan suatu proses sosialisasi dalam bentuk irnitasi yang berlangsung dengan adaptasi (penyesuaian) dan seleksi.



KEBUDAYAAN

Kebudayaan erat kaitannya dengan masyarakat.
Kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang semuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Bahasa dan budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya yang menentukan perilaku komunikatif manusia.
Kebudayaan mempunyai kegunaan yang sangat besar bagi manusia. Hasil karya manusia  menimbulkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi manusia terhadap lingkungan alamnya. Sehingga kebudayaan memiliki peran sebagai berikut:
§  Suatu hubungan pedoman antarmanusia atau kelompoknya
§  Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan lain.
§  Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia.
§  Sebagai pembeda antar manusia dan makhluk lain
§  Pengatur agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak, berbuat dan menentukan sikapnya jika berhubungan dengan orang lain.


HUBUNGAN ANTARA MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia sangat erat Hubungannya dengan Kebudayaan. Karena Kebudayaan tercipta di sebabkan adanya manusia. Manusia sebagai ‘Makhluk Sosial’ sering melakukan kebiasaan-kebiasaan dalam kelompok/daerah yang ditinggali. Kebiasaan yang sering dilakukan merupakan hasil pemikiran/akal dari manusia. Karena sering dilakukan, Kebiasaan-kebiasaan tersebut menjadi sebuah Budaya dan di lestarikan turun-temurun. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri.
Dari penjelasan di atas jelaslah bahwa manusia sebagai makhluk yang paling sempurna bila dibanding dengan makhluk lainnya, mempunyai tanggung jawab untuk mengelola bumi. Oleh karena itu untuk menjadi manusia yang berbudaya, harus memiliki ilmu pengetahuan, tekhnologi,  dan industrialisasi serta akhlak yang tinggi (tata nilai budaya) sebagai suatu kesinambungan yang saling bersinergi.
Setiap daerah memiliki Kebudayaan yang beraneka macam dan berbeda dengan daerah lainnya. Oleh sebab itu, Kebudayaan yang baik harus selalu kita jaga keberadaannya. Karena Manusia dan Kebudayaan merupakan hal yang tak dapat dipisahkan.






Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar