Sabtu, 01 November 2014

#PinterNet PSYCHOTHERAPHY VIA INTERNET





Meningkatnya penggunaan internet di rumah, kerjatempat, sekolah, dan pemerintah dalam beberapa dekade terakhir memiliki Kesempatan dan tantangan untuk memberikan layanan psikoterapi.

 Sejalan dengan perkembangan teknologi komputer, interaksi antara konselor dengan klien  tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi dapat juga dilakukan melalui hubungan secara virtual (maya) melalui internet dalam bentuk “cyber counseling”. Layanan bimbingan dan konseling ini merupakan salah satu model pelayanan konseling yang inovatif dalam upaya menunjukkan pelayanan yang praktis dan bisa dilakukan dimana saja asalkan ada koneksi atau terhubung dengan internet.

Berbagai pendekatan psikoterapi pada online digumakan , termasuk dinamis (misalnya, Suler, 2001), narasitive (Haberstroh, Trepal, & Parr, 2005), kognitif dan kognitif-perilaku (misalnya, Andersson & Carlbring,2003), behaviouristic (misalnya, Glenn & Dallery, 2007), dan berpusat pada klien (Haberstroh et al., 2008). Masing-masing mengeksploitasi tekstual online, virtual, dan  jarak komunikasi dalam bentuk yang dimodifikasi yang terbaik untuk melayani tujuan (Barak, 2004).

Dalam dua dekade terakhir, telah terjadi pertumbuhan yang sangat besar di call center dan industri TI komputer. Dan sebagai hasilnya, layanan yang diberikan oleh psikolog, psikiater,pekerja sosial dan konselor sekarang ditawarkan dalam lingkungan. Istilah umum digunakan adalah Telehealth atau e-health. Telehealth dan Telepsychology adalah modus layanan psikologis yang disediakan dalam internet. Telehealth dapat dipandang sebagai layanan yang terpisah atau alternatif untuk sistem pelayanan kesehatan utama. Telehealth atau e - kesehatan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pelayanan kesehatan terkait apapun yang disediakan jarak jauh melalui teknologi yang dibantu media seperti telepon, komputer, atau Internet. Telepsychology merupakan salah satu bentuk Layanan telehealth yang berhubungan dengan layanan psikologis terpencil. Istilah lain juga sering digunakan adalah e-psikologi, e-konseling, web-konseling, konseling telepon atau konseling online. Hill (1997) mendefinisikan Telehealth sebagai layanan yang melibatkan pengiriman kesehatan yang terkait (misalnya, pelayanan kesehatan, pendidikan atau informasi) lebih dari jarak jauh, dengan menggunakankomputer dan telekomunikasi.Williams (2000) menjelaskan Telepsychology sebagai profesi kesehatan(Psikolog) berinteraksi dengan klien mereka menggunakan real time komunikasi interaktifMedia. Termasuk dalam definisi ini adalah telepon (audio hanya interaksi), Internet chatkamar, video dan transmisi audio melalui Internet, atau televisi sirkuit tertutup. Lainjenis teknologi dibantu media seperti e-mail atau faks tidak benar-benar interaktif ataureal-time, sehingga dapat agak membatasi kelancaran dan kedekatan proses komunikasidan tidak benar-benar dapat didefinisikan sebagai layanan Telepsychology. (Williams, 2000).

Bentuk-bentuk Layanan Konseling Melalui Internet

Secara spesifik, Marthin (2007) membagi dua jenis layanan dalam konseling melalui internet, Yaitu :

1.      Non Interaktif berupa situs yang berisi informasi dan narasumber self help atau pertolongan mandiri;.
merupakan suatu bentuk layanan informasi atau jika kita kaitkan dengan bimbingankomprehensif merupakan salah satu bentuk layanan dasar (yang mendukung individusebagai sebuah nara sumber yang berisi informasi bagi pengayaan diri dan bersifat self help bagi pribadi yang membutuhkan (Sampson et.al: 2004).

2.       Interaktif atau secara langsung seperti chat atau instant messaging, dan video conference, maupuninteraktif yang secara tidak langsung berupa terapi email atauemail therapy .
konseling yang berjenis interaktif adalah situs yang menawarkan alternatif  bentuk terapi melalui internet, dimana terdapat interksi antara klien dan konselor baik secara langsung ataupun tidak langsung
Terdapat dua bentuk layanan dalam metode konseling ini, yaitu terapi email dan Bulletin Boards Counseling (BBC).

·         Terapi email merupakan suatu proses menulistentang permasalahan yang dialami dan dirasakan oleh konseli yang bisa dijadikansebagai bentuk terapetik bagi dirinya sendiri. Metode hubungan terapetik melaluiemail konseling, tidak mengenal waktu, artinya bisa dilakukan kapanpun, tidak mengenal tempat secara fisik, konseli tidak perlu mendatangi konselor, tetapi cukup berhubungan melalui internet. Bagi konselor sendiri, memiliki rekaman konseling yang cukup terperinci, karena semua tersimpan dalam bentuk data tertulis (HongkongYoung Woman Christian Assocation). Dalam email konseling, klien mengirimkan pesan melalui email kepada konselor mengenai permasalahan yang dihadapinya, kemudian konselor memberikanrespon balik secara profesional melaui email. Konseling melalui email, memberikan pelayanan konseling yang lebih pribadi dalam hubungan satu sama lain antarakonselor dengan klien. Menurut Elleven dan Allen (2003), model komunikasi dalam bentuk ini lebih efisien, karena hampir seluruh konseli yang mencari bantuan layanan konseling melalui internet memilikinya.

·         BBC adalah suatu sistem dimana Klien mempublikasikan pertanyaanya di bulletin board , untuk selanjutkan konselor akan memberikan jawaban ataumasukannya terhadap permasalahan konseli tersebut,bulletin board merupakan suaturuang dimana seseorang dapat meninggalkan pesan dengan tetap merahasiakanidentitasnya, dengan harapan akan memperoleh jawaban atau respon dari ruang publik yang ramah (Maples & Sumi: 2008).


Manfaat Psychotheraphy Via Internet



  • v Kenyamanan dan Peningkatan Akses


Salah satu yang paling sering dikutip manfaat terapi online adalah kenyamanan dan peningkatan Akses untuk kedua klien dan terapis. Terapi online juga memiliki potensi untuk melayani orang-orang dengan mobilitas terbatas, batasan waktu, dan akses yang terbatas pada ser kesehatan mental keburukan. Selain orang-orang yang tinggal di daerah terpencil atau daerah yang tidak memiliki akses ke tempat terapis, ada juga orang yang bekerja, bepergian, dan relokasi di negara-negara di mana mereka tidak akan berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental karena hambatan bahasa.
Selain itu, calon konsumen yang merasa ternoda oleh proses konseling mungkin lebih cenderung untuk mencari bantuan secara online jika mereka merasa malu, maka rasa malu akan berkurang ketika mereka tidak melihat kehadiran fisik terapis (Mitchell &Murphy, 1998).

  • v Rasa malu dan Internalisasi


Dalam konteks terapi online, rasa malu dapat mendorong terapi ekspresi dan refleksi diri (Suler, 2002b). Beberapa terapis secara online melaporkan anecdotally yang berhubunga tentang pengungkapan diri yang dapat memiliki efek merangsang tingkat tinggi keintiman dan kejujuran dari pertukaran pertama di e-mail Klien selalu dapat kembali membaca, berlatih, dan memperkuat solusi dan resolusi yang terkandung dalam korespondensi yang mereka lihat di web conseling.

  • v Zona Refleksi


Komunikasi terapi online dapat memiliki keuntungan potensial dari peningkatan diri refleksi dan kepemilikan dari proses terapi yang diperoleh melalui tindakan menulis. Setelah kontak yang sedang berlangsung antara klien dan terapis telah didirikan, ada kesempatan bagi kedua belah pihak untuk memasukkan apa yang disebut "zona refleksi." Untuk Misalnya, dalam pertukaran e-mail, proses normal terapi dimediasi oleh teks, yang memungkinkan kedua penulis untuk memperhatikan proses mereka sendiri yang sementara masih terlibat dalam dialog. 

  • v Menulis adalah Terapi


Proses kontemplatif menulis tentang masalah seseorang atau konflik mungkin dari dalam diri sendiri menjadi terapi untuk beberapa klien (Murphy & Mitchell, 1998). Bahkan, Pennebaker (1997) memberikan bukti empiris bahwa menulis tentang pengalaman emosional umumnya bermanfaat. Penelitian ini dapat secara logis diperpanjang untuk keuntungan kemungkinan terapi secara online praktek.  klien terapi online dapat duduk diam selama satu jam dan kemudian mengatakan lebih dalam satu baris dengan mengetik apa yang belum pernah diungkapkan kepada siapa pun. "


  • v Hypertextuality dan Multimedia


Keuntungan lain dari terapi online adalah kemampuan untuk menggunakan kekuatan internet untuk memberi bahan tambahan yang relevan dengan klien dengan cepat dan mudah. Link ke informasi Web situs, klip video, dokumen, dan alat-alat penilaian yang mudah disediakan semua secara online oleh modalitas terapi. Sedangkan terapi tradisional berlangsung di kantor terapis. terapi secara online selalu dapat terjadi dalam konteks dengan sumber daya tak terbatas.


Refrensi:
Jerry dan Barak, Azy (2010). Sebuah studi deskriptif e-konselor sikap, etika, dan praktek. Konseling Pebelitian dan Psikoterapi. 10 (4), 268-277.

Campos, B. (2009). Telepsychology & Telehealth: Konseling Dilakukan dalam Teknologi suatuLingkungan. Konseling, Psikoterapi, dan Kesehatan. Penggunaan Teknologi di Kesehatan Mental. 5 (1), 26-59.

Nabilah. (2011) Pengembangan Media Layanan Konseling Melalui Internetdi Perguruan Tinggi.


Zack, J.S. (2004). Technology of Online Counseling.  Online Counseling: a Handbook for Mental Health Professional. 93-121

Tidak ada komentar:

Posting Komentar